Pagi ini ada WA lucu di group kelas kak Aysha, dari wali kelasnya. Terima kasih untuk kejutan kue ultah katanya, padahal beliau ultahnya sudah 3 minggu yang lalu.

Selepas maghrib, ada kesempatan saya bercakap dengan kak Aysha.
Bunda: "eh kak, gimana tadi di sekolah ada kejadian seru apa? Bagi dong ceritanya".
Kak Aysha: "Tadiiiiiii.. akuuuuuuuu.. pelajaran kaya' biasanya. Hahahahaha.."
Bunda: "Katanya bu Anik ultah ya?"
Kak Aysha: "Hahahahaha.. iya bun. Padahal ultahnya udah lama, tapi baru dikasih hadiahnya tadi. Lha temenku kok, aneh-aneh aja ndadak beli kue."
Bunda: "hmmm.. trus bu Anik gimana kak?"
Kak Aysha: "Yo tetep seneng, tapi kami kena marah".
Bunda: "Lho kenapa?"
Kak Aysha: "Soalnya pas masang tulisan Happy birthday, temenku mutusin tali yg buat nggantung LCD. Tapi trus disambung lagi sama temenku yang badannya guedhe kaya' ayah. Hahahahaha.. abis itu baru makan kue rame-rame, dibagi sama guru-guru & petugas kebersihan & kantin juga".
Bunda: "wahhhhh.. enak kaya'nya kuenya. Coklat gitu. Yummmyyyyy".
Kak Aysha: "itu mocha yo bun.. enak.. coba kalau coklat, pasti aku udah eneg uwek karena kemanisan".

Belakangan ini kak Aysha banyak mengeluhkan "kenapa ndadak(harus) sekolah" & sering jadi uring-uringan. Maka saya berusaha untuk menanamkan memori lain tentang sekolah padanya. Bahwa sekolah bukan hanya pelajaran, tugas & PR setumpuk. Salah satu caranya adalah membuat obrolan-obrolan ringan seputar kejadian di sekolah seperti diatas. Hasilnya, sedikit mengurangi keluhannya. Meskipun saya masih harus terus mencari cara lain agar ia bisa menikmati proses belajarnya di sekolah & tak lagi merasa terbebani.

#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional