Materi ke-3 kelas bunda sayang adalah pentingnya meningkatkan kecerdasan anak. Tantangan yang diberikan adalah melatih kecerdasan anak yang dikemas dalam bentuk family project. Duhhh.. mau ngapain ya? Begitulah kira-kira yang pertama kali muncul dalam benak saya.

Cuzzz.. belanja ide dulu dari diskusi teman-teman, then cuzzz cermati materi yang telah lebih dulu diberikan. Hmmm..

Secara garis besar, game kali in bertujuan untuk melatih kecerdasan anak-anak. Ada 4 jenis kecerdasan yang bisa dilatihkan:

- Kecerdasan intelektual

- Kecerdasan emosional

- Kecerdasan spiritual

- Kecerdasan menghadapi tantangan

Dalam materi tersebut disertakan pula indikator kecerdasan anak berdasarkan rentang usia (0-6th), (7-10th), (11-14th) & (15th>).

Saya langsung sedih setelah membaca indikator tersebut. Kak Aysha yang saat ini berusia 11y6m, kecerdasannya berada pada rentang usia 0-6th. But it's ok. Tidak pernah ada kata terlambat.

Sebenarnya sebelum mendapat tugas ini, saya sudah mulai melakukan beberapa kegiatan yang melibatkan kak Aysha:

1. Bunda memberikan 3 soal latihan Matematika & kak Aysha mngerjakannya selepas sholat 'isya.

2. Bunda menerapkan peraturan yang disepakati seluruh anggota keluarga yaitu makan seadanya, sesuai menu yang tersedia. Saya bagikan petuah almarhum pakdhe pada keluarga kecil kami "Makanlah untuk hidup, bukan hiduplah untuk makan".

3. Bunda, kak Aysha & dek Arsya sholat berjamaah (maghrib, 'isya & subuh) lanjut mengaji bersama.

4. Bunda memberikan tanggungjawab pada kak Aysha untuk membereskan sendiri kamar tidurnya

Sepertinya semua kegiatan tersebut sudah sesuai dengan tujuan game kali ini.

Kegiatan pertama bertujuan melatih kecerdasan intelektual khususnya meningkatkan kemampuan kak Aysha dalam menyelesaikan soal Matematika. Hal tersebut menjadi sangat penting saat ini, karena kak Aysha segera akan menghadapi Ujian Nasional namun kemampuan akademisnya khususnya Matematika, masih jauh dari layak. Nilainya selalu di kisaran angka 20 untuk skala 100.

Kegiatan kedua bisa melatih kecerdasan emosionalnya.  Biasanya kak Aysha akan marah-marah & segala emosi tumpah ruah ga jelas juntrungannya, hanya karena makanan yang tersedia tidak sesuai apa yang dia mau. Karenanya saya merasa wajib untuk mengajarkan padanya cara mengelola emosinya. Kegiatan ini juga sekaligus untuk melatih kecerdasan menghadapi tantangan. Kak Aysha harus belajar bahwa tidak semua keinginannya bisa terpenuhi. Kelihatannya kegiatan ini sepele ya? Tapi percayalah, prosesnya tak semudah membalik telapak tangan. Butuh Waktu sampai tujuan tercapai, butuh kesabaran & ketabahan (bagaimana tidak? Bunda harus tega melihat kak Aysha lebih memilih konsekuensi tidak makan bila menu tidak sesuai yang diinginkan ya). Fiuhhh.. 

Kegiatan ke-3 mudah-mudahan bisa meningkatkan kecerdasan spiritualnya. Bukan perkara mudah membangunkan kak Aysha untuk sholat Subuh diawal waktu. Bismillah.. insyaallah nanti akan terbiasa.

Kegiatan ke-4 sejalan untuk melatih kecerdasan menghadapi tantangan. Saya berikan tanggung jawab mulai dari yang ringan, kak Aysha harus memastikan kebersihan & kerapian kamarnya sendiri. Tidak mudah lho.. sudah berbulan-bulan belum berhasil juga. Fiuhhh.. semangattttt.. bukan hal yang mudah bagi saya, rasanya gatel banget pengen merapikan & membersihkan kamar kak Aysha (biasanya suka terpancing, karena bunda suka segala sesuatunya tertata rapi). Tapi bunda harus kuat, kalau bunda terpancing untuk selalu membantu. Kak Aysha takkan cukup belajar bahwa kalau dia tidak merapikan kamarnya, kamarnya akan menjadi tidak nyaman.

Saya & kak Aysha sepakat, FamPro kami adalah memastikan kak Aysha istiqomah dalam kegiatan-kegiatan tersebut, dengan maupun tanpa bunda.

Bismillah..

#KuliahBundaSayang

#GameLevel3

#FamilyProject

#MyFamilyMyTeam