Tujuan aktifitas bahasa adalah untuk memperkaya kosa kata anak-anak. Pada usia dini, anak masih sulit mengekspresikan diri & perasaannya. Oleh karena itu, ia memerlukan bantuan orang dewasa untuk memperkaya kosa katanya. Aktifitas bahasa dirancang oleh Montessori untuk menstimulasi pendengaran anak akan setiap bunyi huruf sebagai pondasi awal untuk persiapan membaca.

Saya mendapat materi dari kelas, materi tersebut hanya harus di print & dilaminating. Tapi saya belum melakukannya. Saya mengaplikasikan tema kali ini langsung dengan barang-barang yang ada di rumah. Berikut langkah yang saya gunakan pada praktek pertama:

  1. Saya siapkan 5 buah benda, yaitu ayam mainan, buku, cabai, dompet & es krim dalam nampan.
  2. Saya berkata pada Arsya "Bismillahirrahmanirrahim, kali ini kita akan bermain dengan I Spy".
  3. Saya letakkan kedua tangan seperti teropong pada kedua mata, & mengajak Arsya melakukan hal yang sama.
  4. Saya berkata "Bunda melihat dengan mata kecil bunda, sesuatu yang dimulai dengan huruf 'A', Aaaaayam.. ".
  5. Saya minta Arsya mengambil benda yang saya sebutkan pada langkah 4.
  6. Lanjutkan dengan benda lain.

Saya juga bervariasi menggunakan Three Period Lesson pada aktifitas kali ini.

Sebenarnya kosa kata Arsya sudah sangat banyak, ia sudah bisa berbicara dengan baik sejak usia 15 bulan. Mungkin karena sejak ia masih bayi, saya sering cerewet mengajarkan semua nama benda padanya. Sejak bayi juga sudah saya perdengarkan lagu-lagu baik dalam bahasa indonesia maupun inggris, sehingga saat ini (21 bulan) ia sudah mampu menyebutkan nama benda dalam 2 bahasa tersebut. Arsya sudah pandai bercerita pada usia 21 bulan ini, misalnya tempo hari ketika saya ajak ia berjalan-jalan ke sawah & memberinya pelajaran mengenai rantai makanan (padi dimakan tikus, tiikus dimakan ular, ular dimakan burung elang). Ia bersemangat bercerita pada ayahnya tadi ke sawah, ada ular, ulanya makan tikus dengan ekspresi yang menggemaskan.